Relawan Ceko Serahkan Helikopter UH-60 Black Hawk Ketiga ke Ukraina

Relawan Ceko menyerahkan helikopter UH-60 Black Hawk ketiga ke Ukraina. Instagram: @ukraine_defence
Relawan Ceko menyerahkan helikopter UH-60 Black Hawk ketiga ke Ukraina. Instagram: @ukraine_defence

Relawan dari Republik Ceko, yang tergabung dalam inisiatif “Dárek pro Putina” (“Hadiah untuk Putin”), telah menyerahkan helikopter Sikorsky UH-60 Black Hawk ketiga kepada Intelijen Pertahanan Ukraina (HUR).

Kampanye penggalangan dana ini melibatkan warga Ceko dan Slovakia, dengan lebih dari 20.000 donatur yang menyumbang total lebih dari CZK 72,3 juta (sekitar €2,8–3 juta).

+ Tragedi di AS: gadis muda Ukraina yang melarikan diri dari perang dibunuh di AS

Kampanye “Dárek pro Putina” diluncurkan pada November 2023 dengan tujuan mengumpulkan dana untuk membeli satu UH-60 Black Hawk di Amerika Serikat, di mana harga lebih terjangkau secara signifikan.

Relawan Ceko menyerahkan helikopter UH-60 Black Hawk ketiga ke Ukraina. Instagram: @ukraine_defence

Selama proses penggalangan dana, lebih dari 20.500 donatur berpartisipasi, dengan total sekitar CZK 72,3 juta (setara hampir US$ 3 juta).

Dengan dana yang terkumpul, berhasil dibeli peralatan modern yang sesuai dengan kebutuhan Ukraina untuk operasi evakuasi, transportasi taktis, dan misi khusus.

Makna Strategis

Relawan Ceko menyerahkan helikopter UH-60 Black Hawk ketiga ke Ukraina. Instagram: @ukraine_defence Helikopter UH-60 ini menjadi penguatan penting bagi Intelijen Pertahanan Ukraina (HUR), meningkatkan kemampuan mobilisasi, dukungan udara khusus, serta evakuasi di zona konflik.

Elegan dalam kesederhanaannya dan tangguh dalam desainnya, UH-60 adalah helikopter utilitas menengah asal Amerika yang banyak digunakan untuk transportasi pasukan, kargo, dan evakuasi medis.

Hingga awal 2025, HUR sudah mengoperasikan dua UH-60, dan helikopter ketiga ini diperoleh melalui mobilisasi sipil dari Ceko.

Sumber dan gambar: Instagram: @ukraine_defence. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top